Hari Ke-13 PKL: Itu PC?

Selama perjalanan saya ke kantor tidak ada sesuatu yang menarik jadi langsung saja saya ceritakan pas sudah sampai kantor. Saya hari ini sampai kantor jam 7.20 kurang lebih. Begitu sampai saya tidak langsung masuk tapi membeli sarapan dulu di depan, dua bungkus roti dan satu botol Good Day karena saya sedikit mengantuk. Sebenarnya di rumah ada nasi dan lauk, tapi kalau pagi saya tidak terlalu suka makan nasi, kecuali nasi goreng. 


Setelah membeli sarapan saya langsung masuk dan duduk di lobby sambil makan roti yang saya beli tadi. Saya makan sambil mengamati ruangan itu. Di samping kanan pintu masuk ada lemari buku yang isinya produk buku dari Excellent. Di sebelah kiri pintu masuk ada kursi panjang yang empuk, itu kursi yang sedang saya duduki saat itu. Dan tepat di depan Pintu masuk ada meja lobby yang biasa digunakan oleh mbak Rahmi, mbak Indah, dan mbak Fitra. 

Tepat di bawah mejanya mbak Rahmi ada sesuatu yang aneh menurut saya. Yaitu sebuah benda seperti PC yang penuh dengan DVD RW di depannya, seperti ini gambarnya:
Saya tidak tahu itu PC atau apa, tapi kalau PC kok DVD RW nya banyak sekali, memang port sata di motherboardnya berapa. Umumnya kan kalau setahu saya, PC itu mempunyai satu DVD RW, atau dua. Dan port sata bawaan suatu motherboard biasanya hanya 4 port setahu saya. Hmmmm, ya sudah lah, saya lanjut saja makan sampai habis.

Sudah banyak karyawan yang datang dan mbak Rahmi juga sudah datang saya langsung masuk dan duduk di tempat saya. Membuka laptop dan langsung mengecek email dan telegram. Ada telegram masuk dari pak boss, isinya tentang koreksi artikel saya yang kemarin. Saya sudah membacanya sebelum saya upload, tapi tetap saja masih ada yang typo, hmmm. Langsung saja saya perbaiki kesalahan itu. 

Selesai memperbaiki kesalahan, ada telegram masuk dari mas Andes. Seperti biasa saya disuruh untuk mengurus pesanan buku. Saya belum terlalu bisa saat membungkus buku, jadi agak lama dalam membungkusnya. 

Setelah selesai mengurus pesanan, saya langsung melapor ke pak boss bahwa artikelnya sudah saya perbaiki dan saya juga bertanya tugas untuk hari ini apa. Saya hanya disuruh untuk melanjutkan pembelajaran saja. 

Yang akan saya akan pelajari hari ini masih sama, yaitu Ansible Module. Di Ansible Module ini banyak yang harus di mengerti, karena Ansible Module adalah perintah yang digunakan Ansible untuk mengontrol targetnya. Karena kekurangan referensi dan artikel/buku yang diberikan oleh pak Ridwan berbahasa Inggris, saya jadi susah untuk memahaminya. Di web juga jarang yang membahas tentang Ansible secara rinci.

Ketika sedang istirahat sebentar karena mata saya lelah memandangi monitor terus, ada telegram masuk lagi dari mas Andes. Ada pesanan buku lagi, saya disuruh untuk mengurusnya dan mengirim pesanan itu lewat JNE. Lumayan untuk mengistirahatkan mata sekaligus menunggu istirahat. Selesai mengerjakannya ternyata sudah waktunya istirahat. Hari ini saya membawa lauk dari rumah, jadi saya tidak ke warteg.

Selesai makan saya langsung melanjutkan mempelajari sekaligus mempraktekkan tentang Ansible Module, sampai sekitar jam 2.30 dan langsung memulai menulis artikel. Saya mentargetkan menulis artikel ini selesai sebelum pulang. Tapi, tiba-tiba saya merasa pusing dan tidak bisa berkonsentrasi untuk menulis. Akhirnya artikel saya pun belum selesai sampai waktunya pulang tiba. Saya pun memutuskan untuk melanjutkan menulis di rumah. Karena menurut saya percuma saja kalau meneruskannya di kantor tapi tidak bisa konsen karena pusing.

Untung saja di jalan pusing saya agak reda, jadi masih bisa untuk mengendarai motor. Di jalan saya memilih untuk lewat jalan raya, biasanya saya lewat jalan kecil  kalau pulang. Saya lewat jalan raya karena ingin cepat sampai di rumah dan jalan yang tidak belak belok. Tapi perkiraan saya salah. Di jalan raya kendaraan sangat padat dan macet. Akhirnya setelah 40 menitan saya sampai di rumah dan langsung istirahat sebentar.

Pusing saya sudah lumayan berkurang saya langsung melanjutkan untuk menulis kembali. Kepala saya sudah tidak pusing lagi setelah istirahat cukup lama.

Setelah menulis artikel selesai, saya langsung menulis laporan hari ini dan langsung mengirimkannya ke pak boss.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *