Pengertian dan Fungsi Outline

Pengertian

Outline sangat penting dalam proses penulisan sebuah buku. Tidak hanya buku pembelajaran, outline juga digunakan dalam penulisan buku fiksi, dan bahkan buku komik. Outline menurut bahasa berarti kerangka atau garis besar. Jadi menurut saya outline merupakan sebuah rencana penulisan yang memuat semua garis besar tulisan tersebut dan sudah disusun secara jelas, terstruktur dan teratur. Singkatnya outline bisa disebut sebagai inti dari suatu tulisan. Contohnya penulisan outline bisa berisi tentang tema, judul, daftar isi, pengantar, BAB, dan sub BAB.

Fungsi

Fungsi dari outline bisa dibilang untuk memudahkan kita dalam menulis. 
  • Dengan membuat outline memudahkan kita dalam pengelolaan susunan tulisan agar lebih teratur dan mudah dipahami pembaca. 
  • Memudahkan kita pada saat penulisan untuk menguraikan setiap permasalahan. 
  • Memudahkan untuk menentukan materi yang penting dan tidak terlalu penting, kita bisa dengan mudah menentukan apa yang harus kita tulis terlebih dahulu dan tulisan bisa mudah dipahami karena sudah diurutkan, mana yang harus dibaca terlebih dahulu. 

Keterkaitan Mekaniseme Belajar/Pembuatan Buku/Laporan Dengan Outline

Keterkaitan antara mekanisme belajar dengan outline bisa dibilang cukup penting. Bayangkan saja ketika kalian ingin pergi ke rumah teman tapi tidak tahu alamatnya dimana, pasti bingung kan. Pada proses belajar juga sama, ketika kalian ingin mempelajari tentang ansible misalkan, tapi kalian tidak tahu apa yang harus dipelajari terlebih dahulu, dan jadinya hanya akan membuat kalian pusing karena tidak punya target. 

Dengan menggunakan outline pada saat belajar, kalian bisa mentargetkan apa yang akan dipelajari hari ini, besok, dan seterusnya. Jadi kalian belajar itu mempunyai target, tidak seperti orang kebingungan yang ingin pergi ke suatu tempat tapi tidak tahu alamatnya.

Pembuatan buku pun kurang lebih sama. Dengan menggunakan outline, kalian dapat mentarget dan mengurutkan apa yang harus ditulis terlebih dahulu. Jika tidak menggunakan outline, mungkin saja pembaca akan kebingungan karena materi yang seharusnya dipelajari di bagian akhir malah ditulis dibagian paling awal materi dimulai.


Berikut merupakan outline pembelajaran saya

Ansible:

Bab 1 Pengenalan Ansible

1. Pengertian Ansible
2. Instalasi dan konfigurasi

Bab 2 Ansible Inventory
1. Pengertian
2. Pembuatan Inventory untuk Ansible
3. Menggunakan Ansible Untuk Melakukan Tugas Sederhana

Bab 3 YAML
1. Pengenalan
2. Mengenal Format YAML
3. Menggunakan YAML untuk ansible

Bab 4 Ansible Playbook
1. Pengertian
2. cara penggunaan playbook
3. Menggunakan Playbook untuk Ansible

Bab 5 Ansible Modules
1. Pengertian
2. Menggunakan Module ke dalam Playbook

Bab 6 Ansible Variable
1. Pengertian
2. Menggunakan Variable ke dalam Playbook

Bab 7 Conditionals
1. Pengertian
2. Menggunakan Conditional ke dalam Playbook

Bab 8 Loops
1. Pengertian
2. Menggunakan Loop ke dalam Playbook

Bab 9 Ansible Roles
1. Pengertian
2. Cara Penggunaan


Terraform:

Bab 1 Pengenalan Terraform

1. Pengertian Terraform
2. Instalasi dan konfigurasi
Bab 2 Terraform Bassic
1. Terraform HCL
2. AWS Setup
3. Terraform Variable Type
4. Software Provisioning
5. Outputting Attributes
6. Remote State
Bab 3 Terraform Bassic bagian: 2
1. Data Sources
2. Templates
3. Modules
4. Terraform Command
Bab 4 Terraform dengan AWS
1. Pengenalan ke VPC
2. EBS Volumes
3. User Data
4. Static IP, EIP, dan Route53
5. RDS
6. IAM
7. IAM Roles
8. Autoscaling
9. Pengenalan ELB
10. ELB di Terraform
11. ALB
12. Elastic Beanstalk
Bab 5 Advance Terraform
1. Pengenalan Interpolation
2. Conditionals
3. Built-in Functions
4. For dan For Each Loops
5. Project Structure di Terraform
Bab 6 Packer
1. Pengenalan Packer
2. Terraform dengan Packer dan Jenkins
Bab 7 Docker di AWS menggunakan ECS dan ECR
1. Pengenalan Docker
2. Membuat Docker Images
3. ECS
Bab 8 Module Development
1. Pengenalan Module Development
2. ECS dan ALB Module
Bab 9 AWS EKS
1. Pengenalan AWS EKS






Leave a Reply

Your email address will not be published.