Hari Ke-60 PKL: Pagi Darah Tinggi

Hari ini Senin 30 Maret 2020 merupakan hari ke-60 saya PKL. Libur kemarin saya sama sekali tidak membuka laptop saya, padahal rencananya saya mau melanjutkan membuat cover pada hari Sabtu dan Minggu. Tapi rencana tinggal rencana. Memikirkannya saja sudah sangat malas rasanya. Rasanya hanya ingin bersantai, menikmati hari libur, melakukan kegiatan yang tidak terlalu membuat mumet.

Pagi ini saya sudah sangat semangat untuk melanjutkan pekerjaan. Dimulai dengan brief pagi. Hari ini briefing online sudah tidak menggunakan zoom lagi. Hari ini menggunakan BigBlueButton. Sebenarnya sudah dibicarakan pada meeting sebelum-sebelumnya, dan baru kesampaian hari ini. Hari ini pun masih dalam proses pengetesan. Jadi kalau masih terjadi masalah wajar.
Sudah saya duga sebelumnya bahwa menggunakan BBB ini akan sangat berat bagi laptop saya. Tapi masalah utamanya malah bukan itu, melainkan jaringan HP saya. Sudah dari kemarin jaringan di HP saya mengalami gangguan, kadang lancar kadang mati. Hari ini masih sama, belum ada perkembangan, masih sering mati-mati. 
Ini membuat saya sedikit merasa kesal, jujur. Berulang kali saya keluar masuk room briefing online itu karena jaringan yang tidak stabil. Sudah saya lakukan berbagai cara untuk mengatasi hal tersebut, tapi tetap tidak bisa. 
Penggambaran Emosi dan Memori Manusia Melalui Film Animasi “Inside ...
Karena sudah kesal dengan laptop saya berpindah langsung menggunakan HP saya saja. Mungkin akan lebih stabil karena langsung menggunakan HP. Tapi sama saja, malah emosi saya makin menjadi karena sama saja seperti tadi. Rasanya pengen saya buang itu HPnya. Tapi karena mengingat itu adalah HP satu-satunya saya hanya menahan emosi saja. Masih dalam keadaan keluar masuk room briefing sampai briefing selesai.
Hal itu berakibat saya tidak bisa memahami semua apa yang sudah dibahas di briefing saat itu. Ya sudah lah, mungkin nanti saya akan beli kartu perdana baru saja kalau masalah itu belum juga berakhir.
Emosi saya belum reda, rasanya sampai pusing kepala saya. Saya diam sebentar sampai emosi dan rasa pusing itu agak mendingan.
Setelah agak mendingan saya langsung membuka file project cover saya,mulai memikirkan seperti apa cover yang akan saya buat nanti. 
Seharian saya hanya membuat cover itu, dengan jaringan yang masih error, emosi naik turun, dan menghasilkan hasil yang bisa dibilang sangat tidak memuaskan,
Rencananya begini, pohon besar ditengah itu saya akan taruh logo ansible, entah itu seperti diukir, ditempel, or something. Dan pohonnya berbuah, buahnya mungkin nanti akan saya beri tempelan atau teks bertuliskan apa saja yang bisa diotomatisasikan menggunakan ansible. Dibelakangnya belum kepikiran mau saya kasih apa.
Karena saya sudah mentok, tidak bisa melanjutkan pembuatan lagi, akhirnya saya memutuskan untuk menulis artikel harian saya, saya tidak sabar ingin meluapkan semua emosi saya yang sudah saya tahan dari tadi, bisa dibilang seperti curhat, curhat tapi lewat tulisan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *